Minggu, 08 Agustus 2021

Resep Makanan Penutup dari Buah Pisang

Kolak Pisang

Pisang adalah buah yang paling umum ditemukan di Indonesia dan paling sering dikonsumsi. Selain mengandung serat yang baik untuk pencernaan, pisang juga kaya akan vitamin dan mineral yang dapat menjaga kesehatan tubuh. Ingin mengkonsumsi pisang dengan cara yang lebih nikmat? Kamu bisa mengolah buah pisang menjadi dessert yang enak. Coba saja beberapa resep makanan penutup dari buah pisang berikut ini.

Kolak Pisang

Kolak adalah hidangan penutup berkuah yang terbuat dari campuran gula aren atau gula merah dan santan. Makanan khas Indonesia ini sangat mudah dibuat dan kamu bisa mengolah pisang menjadi makanan penutup satu ini. Berikut resepnya!

Bahan-bahan 

5 buah pisang kepok, potong sesuai selera

150 gram gula aren

5 sdm gula pasir 

300 ml santan kental

400 ml air

2 lembar daun pandan

Cara membuat:

Rebus gula aren bersama air hingga mendidih dan gula larut

Masukkan pisang yang sudah dipotong ke dalam larutan gula dan rebus selama kurang lebih 20 menit, jangan lupa tambahkan daun pandan dan gula pasir.

Setelah air gula agak menyusut masukkan santan kental dan cicipi lalu koreksi rasanya. Jika rasanya sudah sesuai matikan api dan dinginkan sejenak.

Kolak pisang siap disajikan.

Pancake Pisang

Buah pisang juga cocok dijadikan sebagai isian pancake. Makanan penutup yang satu ini mudah dibuat dan tidak memerlukan banyak teknik. Kamu bisa coba buat pancake pisang dengan resep di bawah ini.

Bahan-bahan

150 ml susu cair

2 sdm perasan lemon

130 gram Tepung Terigu

1 sdt Baking Powder

Sejumput Garam

2 sdm Gula Pasir

1 butir Telur 

2 sdm Margarin, lelehkan

80 gram Pisang Matang 

Cara membuat:

Campur semua bahan kering seperti tepung terigu, baking powder, dan garam serta gula aduk hingga rata.

Buat buttermilk dengan cara mencampur susu dengan perasan air lemon. Biarkan selama 10 menit sebelum digunakan.

Tambahkan telur, pisang yang sudah dihaluskan, butter milk, dan margarin yang sudah dilelehkan ke dalam campuran bahan kering. Aduk hingga rata.

Panaskan panci anti lengket atau teflon kemudian Masukkan satu sendok sayur adonan.

Masak hingga kuning kecoklatan dan balik hingga kedua sisinya matang.

Angkat dan sajikan pancake dengan tambahan madu atau topping sesuai selera.

Pisang Karamel

Pisang karamel yang garing dan manis cocok dijadikan sebagai camilan saat santai. Meski banyak dijual di pinggiran jalan kamu bisa membuatnya sendiri di rumah dengan bahan yang sederhana. Coba resepnya berikut ini.

Bahan-bahan

10 lembar Kulit lumpia siap pakai

3 buah Pisang potong sesuai selera

Gula pasir secukupnya

Mesis secukupnya

1 buah telur, kocok lepas

Cara membuat :

Isi kulit lumpia dengan pisang yang sudah dipotong dan taburi gula atau coklat meses sesuai selera lalu gulung. Rekatkan dengan menggunakan telur. Lakukan hingga kulit lumpia dan isian habis.

Panaskan minyak kemudian goreng pisang hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan.

Pisang karamel sudah siap disajikan.

Puding Pisang

Buah pisang bisa dikreasikan menjadi berbagai panganan termasuk puding yang lembut. Kalau kamu ingin mencoba membuat puding dari buah pisang tidak ada salahnya kamu coba resep di bawah ini!

Bahan-bahan

1 sachet agar-agar plain

5 buah pisang talas atau lainnya

5 sdm gula pasir

1 sdm tepung maizena

Vanila bubuk secukupnya

500 ml air

100 ml santan kental

100 ml kental manis 

Cara membuat:

Campur kan agar-agar dengan gula pasir, santan dan tepung maizena. Tambahkan juga susu kental manis kemudian masak dengan api kecil hingga tercampur rata dan mendidih.

Setelah adonan mendidih masukkan potongan pisang kemudian tuang adonan puding ke dalam cetakan. Biarkan dingin sebentar.

Simpan dalam lemari es sebelum disajikan.

Itulah beberapa resep makanan penutup dari buah pisang kamu bisa mencobanya di rumah. Jangan lupa ajak anggota keluarga yang lain untuk mencicipinya. Selamat mencoba!

Rabu, 04 Agustus 2021

Optimalkan Pemakaian Eye Cream Lokal dengan 6 Langkah Ini!

Optimalkan Pemakaian Eye Cream Lokal dengan 6 Langkah Ini!

Mendapati lingkaran hitam setelah bangun tidur? Barangkali sudah saatnya Kamu memakai eye cream. Bingung mau pakai jenis eye cream apa? Sekarang banyak loh eye cream lokal untuk dark circle pada mata seperti brand Joylab yang terkenal dengan produk Eye on Diet. Produk ini memiliki kandungan menyehatkan seperti vitamin dan nutrisi yang membantu kulit area mata terhidrasi secara optimal. Dengan begitu, kantung mata dan kulit kusam dapat diatasi.

Keberhasilan memakai eye cream pun terletak dari cara Kamu mengaplikasikannya. Ya, di balik kemasannya yang praktis, krim mata harus digunakan sesuai takaran. Berikut langkah-langkah yang dapat Kamu ikuti:

1. Cuci bersih kedua tangan

Kulit area mata terbilang lebih sensitif dibandingkan bagian lain karena lebih tipis. Maka dari itu, Kamu bakal lebih mudah memperoleh gangguan kulit seperti kulit kusam dan lingkaran hitam. Untuk menekan risiko tersebut, langkah sederhana seperti mencuci bersih tangan bakal mengoptimalkan kandungan dalam eye cream. Selain membebaskan tangan dari kotoran, hal ini akan mencegah kontaminasi kotoran dengan kandungan dalam produk perawatan tersebut.

2. Aplikasikan toner terlebih dulu

Jika Kamu menggunakan toner dalam perawatan kulit (skincare) rutin, oleskan terlebih dulu produk tersebut sebelum mengaplikasikan eye cream. Tujuannya adalah melembapkan kulit dan memastikan permukannya siap menerima kandungan dalam eye cream. Setelah meratakan toner, baru gunakan krim mata secara merata di bagian yang dibutuhkan. Lanjutkan dengan produk lain seperti moisturizer untuk menjaga kelembapan wajah lebih lama.

3. Pakai eye cream di pagi dan malam hari

Kamu memang bisa memakai eye cream di salah satu waktu saja. Akan tetapi, untuk memperoleh manfaat lebih maksimal, ada baiknya memakai eye cream untuk dark circle pada mata di pagi dan malam hari. Di pagi hari, gunakan krim mata dengan kandungan antioksidan sebagai proteksi terhadap paparan sinar UV selama beraktivitas. Di malam hari, pakai krim yang memakai formula khusus dalam menghidrasi kulit untuk menyamarkan garis halus.

4. Tepuk kulit secara pelan dan lembut

Meski kulit area mata sensitif, kenyataannya masih banyak orang yang mengaplikasikan eye cream dengan cara digosok. Langkah tersebut justru membahayakan karena krim bisa saja masuk ke area dalam mata. Cara yang sebaiknya Kamu lakukan adalah menepuk krim secara perlahan untuk meningkatkan penyerapan kandungan. Kemudian, pijat lembut area mata untuk mengoptimalkannya. Lakukan dengan kondisi pergelangan tangan rileks untuk mencegah tekanan berlebih.

5. Aplikasikan memakai jari manis atau kelingking

Selain memberikan tepukan lembut dan lembut, perhatikan jari mana yang Kamu gunakan untuk mengoleskan eye cream. Alih-alih memakai telunjuk, ganti dengan jari manis atau kelingking yang lebih kecil. Selain mengurangi tekanan pada permukaan kulit, kedua jari tersebut memberikan takaran krim yang tepat pada bagian yang bermasalah. Dengan begitu, krim tak akan luber ke bagian lain dan tak cepat habis.

6. Oleskan ke tulang alis dan kelopak mata

Kebanyakan orang hanya menggunakan eye cream untuk bagian bawah mata. Kenyataannya, ada bagian-bagian lain yang membutuhkan nutrisi dari kandungan krim mata. Tulang alis yang berada di sekitar bola mata adalah bagian yang sebaiknya diberikan eye cream juga. Untuk pemakaian yang lebih menyeluruh, oleskan krim mata sampai outer corner dan ratakan ke bagian bawah dengan menyusuri tulang alis. Ingat, tetap berikan tepukan halus dan lembut.

Mudah-mudahan dengan enam langkah ini Kamu semakin hati-hati saat menggunakan eye cream l untuk dark circle pada mata, ya! Dan jangan lupa mencoba eye cream lokal alias buatan Indonesia karna tidak kalah kok dengan produk dari luar.